iPusnas : Perpustakaan Gaya Baru, Penyelamat di Kala Pandemi
![]() |
iPusnas merupakan sebuah aplikasi perpustakaan digital persembahan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) yang diluncurkan pada 16 Agustus 2016 lalu. Aplikasi ini dapat diunduh pada IOS, Android, maupun Windows. Banyak fitur yang ditawarkan oleh iPusnas ini seperti Koleksi Buku yang menampilkan berbagai judul buku yang dapat dipinjam secara daring oleh pengguna, Rak Buku yang menampilkan semua riwayat peminjaman buku tersimpan, Feed yang dapat melihat semua aktivitas pengguna iPusnas lainnya seperti informasi buku terbaru, buku yang dipinjam pengguna lain hingga memberikan komentar, ePustaka yang memungkinkan pengguna bergabung menjadi anggota dari berbagai perpustakaan digital dengan beragam koleksi bukunya masing-masing, dan eReader yang dapat memudahkan dan membuat nyaman ketika membaca ebook di dalam aplikasi iPusnas.
Sebelum menjelajahi aplikasi iPusnas, kamu harus mendaftar terlebih dahulu yang dapat dilakukan melalui facebook dan email. Untuk kali ini, saya mendaftarkan akun menggunakan email dan urutannya tergolong cukup mudah. Setelah mendaftar sebaiknya langsung melakukan verifikasi email yang telah didaftarkan tersebut agar dapat menikmati fitur-fitur yang ada di iPusnas.
Tampilan yang pertama kali terlihat setelah masuk ke aplikasi iPusnas adalah beranda Koleksi Buku yang dapat disesuaikan sesuai kategori yang kita pilih. Saya tidak tahu apakah setiap ponsel memiliki tampilan beranda yang sama untuk buku-bukunya, tapi kebanyakan buku-buku yang ditampilkan pada beranda Koleksi Buku ini out of stock, jadi pengguna diharapkan antri untuk dapat meminjam buku.
Jika ada buku tertentu yang dicari, dapat menggunakan fitur search yang ditandai dengan icon kaca pembesar dengan memasukan kata kunci. Sayangnya, sistem pencarian ini belum terlalu akurat dan seuai dengan kata kunci yang dimasukkan karena beberapa kali pernah mencoba dan hasil pencariannya tidak sesuai dengan kata kunci yang dimasukkan. Setelah mendapatkan buku yang ingin dipinjam dan stoknya pun tersedia, maka langsung dapat dipinjam. Setelah berhasil dipinjam, butuh beberapa saat lagi untuk mengunduh buku tersebut agar dapat muncul pada Rak Buku dan dapat dibaca dalam keadaan daring maupun luring. Hal ini sangat berguna sekali untuk saya pribadi karena kondisi jaringan ponsel yang tidak selalu bagus tapi akan tetap bisa membaca buku. Ada hal yang perlu diapresiasi adalah ketika membaca buku itu dengan e-reader, kegiatan meng-capture - dilaman itu tidak diizinkan. Dengan begitu, maka akan meminimalisir pelanggaran hak cipta yang dapat merugikan banyak pihak.
![]() |
| Kategori buku |
![]() |
| Laman Koleksi Buku |
![]() |
| Detail buku |
![]() |
| Rak Buku |
Pada icon Perpusnas yang berada dibagian tengah atas aplikasi jika disentuh akan menampilkan kolom Feed yang dapat melihat aktifitas pengguna lain mulai dari judul buku yang dipinjam, komentar terhadap buku yang telah dibaca, dan buku yang direkomendasikan walaupun tidak berteman dengan pengguna tersebut pada iPusnas. Menurut saya ada hal positif yang dapat diambil dari ini karena dapat mengetahui rekomendasi buku-buku yang mungkin cocok untuk dibaca oleh pengguna lain.
![]() |
| Feed |
Satu lagi fitur yang cukup menarik namun baru saya perdalam akhir-akhir ini adalah e-Pustaka. e-Pustaka ini menurut pandangan saya sendiri adalah sebuah perpustakaan yang ada didalam perpustakaan😅 (iPusnas). Terdapat beberapa kategori untuk e-Pustaka ini tapi tidak sebanyak kategori pada Koleksi Buku. Untuk menikmati koleksi e-Pustaka ini, hal pertama yang harus dilakukan adalah mendaftar dengan cara memasukkan kata sandi akun iPusnas. Setelah mendaftar, kamu baru bisa menikmati koleksi e-Pustaka ini. Proses peminjaman koleksi e-Pustaka ini juga terkesan mudah karena sama seperti peminjaman buku yang lain.

Kategori e-Pustaka 
Gabung e-Pustaka
Secara umum, iPusnas ini amat berguna bagi masyarakat, apalagi dengan kondisi pandemi seperti ini yang menyulitkan orang dalam membaca buku karena sebelumnya harus pergi ke perpustakaan terlebih dahulu baru meminjam koleksi untuk dibaca. Selain itu penggunaannya yang cukup mudah, maka menjadi nilai tambah aplikasi ini yang dapat digunakan oleh berbagai kalangan. Walaupun begitu tetap dibutuhkan pembaharuan dan kemajuan dari aplikasi ini, terutama dalam pencarian buku yang tidak sesuai dengan kata kunci.
Setiap pengguna dapat meminjam buku pada iPusnas maksimal lima buku dalam sehari dengan durasi peminjaman lima hari. Hal ini merupakan kabar gembira bagi pengguna setia iPusnas karena penambahan kuota peminjaman maupun durasi peminjaman. Walaupun begitu, sebaiknya diseimbangi dengan penambahan judul buku dan eksemplar yang ada agar pengguna dapat meminjam buku tanpa takut out of stock.
Penilaian : 8/10
Sumber : iPusnas








Mungkin harus dikasih video tutorialnya sekalian biar kita makin paham kaka
BalasHapus